Pengertian Avometer

Pengertian Avometer

Diposting pada

Elektronikindo.comPengertian Avometer. Avometer, atau yang sangat dikenal dan juga sebagai multimeter, adalah alat ukur listrik yang sangat-sangat serbaguna dan penting sangat dalam berbagai bidang teknik dan elektronika.

Dengan kemampuannya yang luas, Avometer dapat digunakan untuk mengukur berbagai parameter listrik seperti tegangan, arus, dan resistansi. Mari kita telusuri bersama-sama elektronikindo.com lebih dalam tentang pengertian, fungsi, dan cara kerja Avometer dalam artikel ini.

Pengertian Avometer

Avometer merupakan perangkat untuk mengukur tegangan dan arus listrik. Harganya berbeda-beda tergantung jenisnya, di mana model digital umumnya lebih mahal daripada model analog. Alat ini juga dapat digunakan untuk mengukur hambatan listrik, selain arus dan tegangan listrik.

Singkatan Avometer

  • Nama “Avometer” sebenarnya adalah singkatan dari ketiga fungsi utama dari alat tersebut. “A” merupakan singkatan dari “Ampere”, yang merupakan satuan untuk arus listrik.
  • “V” adalah singkatan dari “Volt”, yang merupakan satuan untuk tegangan listrik. Voltmeter memiliki fungsi untuk mengukur tegangan baik pada listrik DC maupun AC.
  • “O” adalah singkatan dari “Ohm”, yang merupakan satuan untuk hambatan listrik. Ohmmeter memiliki fungsi untuk mengukur resistansi atau hambatan dalam komponen elektronik.

Sebagai amperemeter, pada alat ini bisa dan dapat digunakan untuk mengukur arus listrik pada berbagai perangkat elektronik dan memudahkan pekerjaan yang ada.

Kemudian, kata “meter” di bagian belakang nama alat tersebut merupakan satuan untuk pengukuran. Karena alat ini memiliki beragam fungsi, sering kali disebut sebagai multimeter.

Nama Lain Avometer

Alat ini juga dikenal dengan sebutan multimeter, karena memang alat ini memiliki beragam fungsi yang dapat digunakan.

Multimeter, sebagai salah satu alat yang umum digunakan oleh para teknisi, memungkinkan mereka untuk mengukur tiga parameter yang berbeda dengan satu alat yang praktis ini.

Jenis Avometer dan Kelebihannya

Berdasarkan prinsip kerjanya, multimeter dibagi menjadi dua jenis: analog dan digital. Setiap jenis memiliki kelebihan masing-masing.

Multimeter jenis analog

Multimeter analog adalah alat yang menggunakan jarum sebagai penunjuk ukuran. Jarum tersebut akan menampilkan nilai dari rangkaian listrik yang sedang diukur.

Multimeter analog, juga dikenal sebagai multimeter manual, memerlukan pembacaan jarum untuk menafsirkan skala dan mendapatkan hasil pengukuran yang diinginkan.

Tingkat akurasi alat ini bergantung pada kemampuan pembacaan skala oleh pengguna, yang dapat memengaruhi hasil akhir yang diperoleh.

Pengamatan yang teliti diperlukan saat melihat hasil yang ditunjukkan oleh jarum pada skala tertentu. Multimeter analog ini memiliki kumparan di antara dua kutub magnet.

Kumparan tersebut memiliki jarum yang bergerak untuk menunjukkan hasil pergerakan saat alat ukur manual ini dialiri dengan listrik.

Multimeter jenis digital

Keunggulan dari jenis multimeter digital adalah akurasi yang dapat diandalkan. Alat ini mampu menampilkan hasil pengukuran dalam bentuk angka digital di layarnya.

Namun, karena memiliki tingkat akurasi yang tinggi, multimeter digital biasanya memiliki harga yang lebih tinggi. Selain akurasi yang tinggi, jenis digital ini juga memiliki kelebihan lainnya.

Multimeter digital telah dilengkapi dengan fitur auto polaritas, sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang kesalahan penyambungan terminal. Namun, kinerja multimeter jenis digital ini sangat bergantung pada kondisi baterai. Pastikan baterai multimeter dalam kondisi penuh agar dapat memberikan performa optimal.

Prinsip Kerja Avometer

Multimeter ini menggunakan daya yang disediakan oleh baterai sehingga dapat digunakan untuk mengukur berbagai komponen elektronik. Terdapat dua kabel untuk penghubungnya.

Kabel penghubung tersebut digunakan untuk menghubungkan multimeter dengan objek yang akan diukur. Arus listrik mengalir melalui kabel penghubung dan kemudian diubah menjadi informasi digital.

Data tersebut akan dipresentasikan di layar multimeter dalam bentuk angka. Penting untuk memahami cara membaca angka-angka yang ditampilkan agar hasil yang diperoleh akurat.

Bagian-Bagian Avometer dan Cara Kerjanya

Dalam sebuah multimeter, terdapat beberapa bagian atau komponen yang sangat penting. Setiap komponen atau bagian tersebut memiliki fungsi atau peran yang krusial dalam meningkatkan performa atau kinerja multimeter.

Berikut adalah beberapa komponen beserta fungsi atau peranannya dalam multimeter.

Skala Maksimum atau Scale

Skala Maksimum adalah batas nilai tertinggi yang terdapat di panel. Pada Skala ini mengindikasikan pergerakan hambatan atau resistansi dari nilai kanan ke kiri untuk menunjukkan nilai maksimum. Skala Maksimum untuk mengukur arus dan tegangan DC atau AC akan menunjukkan nilai dari kiri ke kanan.

Jarum atau Pointer

Merupakan bagian dari avo meter yang menunjukkan nilai dari skala pengukuran yang sesuai dengan komponen yang sudah diukur.

Zero Correction atau Pengenolan Jarum

Komponen ini bertanggung jawab membuat jarum menunjuk ke arah nol di posisi kiri saat mengukur tegangan listrik dan arus listrik.

Pengatur Skala Ohm atau Ohm Adjust

Berikutnya adalah sebuah komponen yang bertugas menjaga jarum berada di posisi nol ketika alat multimeter melakukan pengukuran terhadap hambatan listrik.

Range selector

Adalah sebuah komponen dalam alat multimeter yang berfungsi untuk memilih batasan arus atau rentang hambatan serta tegangan dari suatu benda yang akan diukur.

Multimeter memiliki batas ukuran yang merupakan nilai maksimum dari pengukuran yang dapat dilakukan oleh multimeter. Terdapat empat batas ukuran yang dimiliki oleh alat multimeter.

Cermin atau Mirror

Komponen dalam multimeter yang berfungsi sebagai patokan atau acuan untuk melakukan pengukuran dan ditunjukkan dengan jarum meter.

Measuring terminal

Adalah sebuah konektor untuk menghubungkan alat avometer dengan benda yang akan Anda ukur. Komponen ini juga dikenal dengan nama probe yang tersedia dalam dua warna berbeda. Probe positif mempunyai warna merah, sedangkan probe negatif mempunyai warna hitam.

Penutup

Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa Avometer atau multimeter adalah alat yang sangat penting dan serbaguna dalam dunia teknik dan elektronika. Kemampuannya untuk mengukur tegangan, arus, dan hambatan listrik membuatnya menjadi alat yang tak tergantikan dalam berbagai aplikasi.

Dengan ini maka akan menambah pemahaman yang baik tentang cara kerja dan penggunaan Avometer, teknisi dan ahli elektronika dapat melakukan berbagai tugas pengukuran dengan lebih efisien dan akurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *