Pengertian Set Top Box Cara Kerja Dan Jenis Dekoder

Diposting pada

Elektronikindo.com – Pengertian Set Top Box Cara Kerja Dan Jenis Dekoder. Dalam era digital seperti sekarang ini, Set Top Box atau sering disebut juga dekoder menjadi perangkat yang tak terpisahkan untuk menikmati siaran televisi digital.

Set Top Box berperan penting dalam mengubah sinyal digital menjadi tayangan yang bisa ditampilkan di layar TV. Namun, apa sebenarnya pengertian Set Top Box? Bagaimana cara kerjanya? Dan apa saja jenis-jenis dekoder yang tersedia? Pada artikel ini, Elektronikindo.com akan membahas secara lengkap tentang pengertian Set Top Box, cara kerjanya, dan berbagai jenis dekoder yang perlu Anda ketahui.

Apa Itu Set Top Box

Set Top Box, atau sering disebut STB, adalah perangkat yang mengandung dekoder dan memiliki peran penting dalam mengatur saluran TV yang diterima oleh pengguna. STB memungkinkan pengguna untuk memilih saluran yang diinginkan, memeriksa hak akses pengguna terhadap saluran tersebut, dan menghasilkan keluaran berupa gambar, suara, dan layanan lainnya.

Sebagai perangkat teknologi informasi, dekoder bekerja secara satu arah dan dapat beroperasi tanpa campur tangan manusia. Pada artikel ini, kita akan menjelaskan lebih lanjut tentang pengertian Set Top Box, cara kerjanya, dan berbagai jenis dekoder yang perlu dipahami.

Cara Kerja Set Top Box

Cara kerja Set Top Box (STB) dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu cara kerja perangkat keras dan perangkat lunak. Berikut penjelasan tentang masing-masingnya.

1. Perangkat Keras

Prinsip kerja STB sebenarnya mirip dengan penerima sinyal televisi biasa pada TV analog. Dekoder berfungsi untuk mengubah sinyal digital dari satelit, kabel, atau internet menjadi format analog agar dapat ditampilkan pada layar TV analog atau perangkat analog lainnya. Dekoder ini umumnya digunakan dalam sistem kabel, satelit, IPTV, dan TV digital terestrial.

Dalam penggunaannya, dekoder biasanya membutuhkan kartu akses dari penyedia layanan TV digital yang bersangkutan. Kartu akses ini berfungsi untuk menyaring saluran televisi yang diterima dan menyesuaikannya dengan tayangan yang dibayar oleh penonton. Saluran atau channel yang tersedia dapat bervariasi tergantung kebijakan penyedia layanan televisi berbayar.

Selain itu, STB juga dilengkapi dengan prosesor mikro, memori RAM, chip dekoder MPEG 2 dan MPEG 4, serta beberapa chip lainnya untuk pemrosesan data visual dan audio. Untuk menghubungkan dekoder dengan televisi yang menggunakan Standar Definition (SD), umumnya digunakan kabel video SCART atau kabel S Video. Sedangkan untuk dekoder jenis High Definition (HD), dapat menggunakan kabel HDMI yang menghubungkan suara dan video. Namun, jika televisi tidak mendukung HDMI, dapat menggunakan kabel SCART atau S Video.

2. Perangkat Lunak

Pada STB, terdapat juga perangkat lunak yang berfungsi untuk mengatur setelan dan konfigurasi. Perangkat lunak ini memungkinkan pengguna untuk mengatur bahasa, penerimaan sinyal, pengaturan gambar, dan sebagainya. Melalui perangkat lunak, pengguna dapat mengatur preferensi dan melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan mereka.

Dengan kombinasi antara perangkat keras dan perangkat lunak, Set Top Box memungkinkan pengguna untuk mengakses berbagai saluran televisi dan konten multimedia dengan kualitas yang optimal. Pengguna dapat menikmati tayangan favorit mereka dengan mudah melalui antarmuka yang disediakan oleh perangkat lunak STB.

Jenis-Jenis Set Top Box

Dengan kemajuan teknologi televisi digital dan minat masyarakat Indonesia terhadap siaran dari saluran luar negeri, Set Top Box (STB) menjadi perangkat yang digunakan secara luas sebagai tambahan untuk menikmati siaran dari saluran televisi digital dan luar negeri. Berikut ini adalah beberapa jenis dekoder yang umum digunakan di Indonesia.

1. Set Top Box Satelit

Dekoder satelit merupakan jenis yang paling umum digunakan di Indonesia. Dekoder ini hanya memerlukan pemasangan parabola sebagai penerima sinyal yang langsung terhubung dengan dekoder.

STB satelit dapat menayangkan saluran televisi dari standar definisi (SD) hingga definisi tinggi (HD), serta menyediakan saluran televisi gratis dan radio baik lokal maupun internasional.

Prinsip kerjanya mirip dengan televisi analog, namun membutuhkan parabola dan LNB untuk menerima sinyal yang kemudian diubah menjadi frekuensi yang dapat diproses oleh dekoder. STB jenis ini umumnya digunakan oleh penyedia layanan TV berlangganan seperti Aora, Indovision, Okevision, Transvision, Top TV, K Vision, Orange TV, dan lain-lain.

2. Set Top Box TV Kabel

Dekoder TV kabel populer karena kestabilannya yang lebih baik dalam menghadapi gangguan cuaca. Dekoder ini menggunakan kabel serat optik yang tertanam dalam tanah. Namun, penggunaan dekoder TV kabel masih terbatas di Indonesia karena ketersediaan saluran kabel yang masih terbatas.

Dekoder TV kabel menggunakan sistem Digital Video Broadcast-Cable (DVB-C). STB TV kabel dapat menayangkan saluran televisi serupa dengan dekoder satelit, namun dengan tambahan pilihan tayangan tiga dimensi (3D) karena kanal saluran yang cepat tersedia.

Beberapa penyedia layanan TV berlangganan yang menggunakan dekoder TV kabel di antaranya Biznet, MNC Play, MyRepublic, dan HomeCable dari First Media.

3. Set Top Box Internet

Dekoder internet mengandalkan saluran internet untuk menayangkan siaran televisi. Dekoder ini menggunakan sistem Digital Video Broadcast-Internet Protocol Television (DVB-IPTV). Dengan menggunakan internet, dekoder jenis ini menyediakan tayangan yang lebih kaya dibandingkan dengan jenis dekoder lainnya.

Selain itu, dekoder ini juga memungkinkan interaksi pengguna saat menonton TV. Misalnya, fitur Video on Demand memungkinkan penonton memilih tayangan sesuai keinginan dan menonton tayangan yang telah berlalu.

4. Set Top Box Terestrial

Dekoder terestrial menggunakan sistem saluran Digital Video Broadcast-Terestrial (DVB-T). Artinya, dekoder ini tidak memerlukan parabola khusus untuk menerima sinyal digital, tetapi cukup menggunakan antena televisi biasa (UHF/VHF). STB terestrial menjadi standar TV digital di Indonesia, sesuai dengan keputusan pemerintah yang mengadopsi teknologi DVB-T2.

5. Integrated Digital Television

Selain dekoder yang terpisah dari televisi, ada juga jenis STB yang tertanam dalam perangkat keras televisi, yang dikenal sebagai televisi digital terintegrasi (Integrated Digital Television/iDTV). Seperti dekoder terestrial, jenis ini menerima sinyal televisi digital langsung dari antena televisi biasa.

Menu Pengaturan Dalam Sebuah Set Top Box

1. Pengaturan Bahasa Set Top Box

Pada menu pengaturan ini, pengguna dapat memilih bahasa yang ingin digunakan pada antarmuka, subjudul, dan suara acara.

2. Pengaturan Keluaran Video

Menu ini memungkinkan pengguna untuk mengatur keluaran video dari Set Top Box sesuai dengan rasio layar TV. Misalnya, jika TV memiliki rasio 16:9 sedangkan siaran yang diterima oleh STB memiliki rasio 4:3, pengguna dapat mengatur agar siaran 4:3 tersebut ditampilkan seolah-olah memiliki rasio 16:9 dengan menggunakan pengaturan Pillar box atau memotong sesuai rasio. Begitu pula sebaliknya, jika rasio TV 16:9 ingin diubah menjadi 4:3, pengguna dapat menggunakan pengaturan letter box/pan scan.

3. Pengaturan Penerimaan Satelit Pada STB Satelit

Menu pengaturan ini memungkinkan pengguna untuk mengatur pengaturan LNB serta frekuensi yang dapat diterima oleh LNB pada STB satelit.

4. Pengaturan Entry Point Satelit Pada STB Satelit

Pada menu pengaturan ini, pengguna dapat memilih transponder mana yang digunakan untuk menerima sinyal, termasuk pengaturan frekuensi, polaritas, dan simbol rate.

5. Pengunci Sinyal

Menu ini memungkinkan pengguna untuk melihat kekuatan dan kualitas sinyal yang diterima oleh LNB, terutama pada Set Top Box terestrial dan satelit.

6. Pengaturan Alamat IP Pada STB Internet

Pada menu ini, pengguna dapat mengatur alamat IP karena saluran penerimaan siaran menggunakan koneksi internet. Fitur ini khusus untuk STB internet.

7. Diagnosa

Menu atau halaman ini dirancang khusus untuk memberikan informasi tentang nomor ID kartu akses, versi perangkat lunak, model, nomor ID perangkat, dan informasi lainnya tentang perangkat.

Penutup

Dalam era televisi digital yang semakin maju, Set Top Box (STB) menjadi perangkat yang penting dalam mengakses dan menikmati siaran televisi. Melalui artikel ini, kita telah mempelajari pengertian STB, cara kerja, dan berbagai jenis dekoder yang tersedia. Dekoder pada perangkat keras STB berfungsi untuk mengubah sinyal digital menjadi format analog yang dapat ditampilkan pada layar TV analog atau perangkat analog lainnya.

Setiap jenis dekoder memiliki kegunaan dan kelebihan masing-masing, seperti STB satelit yang menggunakan parabola untuk menerima sinyal, STB TV kabel dengan koneksi stabil melalui kabel fiber optik, STB internet yang mengandalkan saluran internet, STB terestrial tanpa memerlukan parabola khusus, dan Integrated Digital Television yang terintegrasi langsung pada perangkat televisi.

Selain itu, terdapat juga pengaturan-pengaturan penting pada STB, seperti pengaturan bahasa, keluaran video, penerimaan satelit, pengunci sinyal, pengaturan alamat IP pada STB internet, dan menu diagnosa untuk memperoleh informasi terkait perangkat.

Dengan memahami pengertian dan cara kerja STB serta jenis-jenis dekodernya, pengguna dapat memilih perangkat yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka dalam menikmati siaran televisi digital. Semoga artikel ini bermanfaat dan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang Set Top Box kepada pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *